Friday, February 8, 2013

Penyesalan Seorang Suami.



   "Orang yang sabar besar pengertiannya,tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodahan".

             Sepasang petani memiliki seorang bayi dan seokor anjing penjaga yang setia.Suatu hari mereka ke kota menjual hasil bumi.Sang bayi di percayakan pada anjingnya. Menjelang malam, mereka pulang dan
terkejut melihat anjingnya lari kepada mereka dengan moncong yang berlumuran darah.Mengira bayinya di makan, dengan sangat marah petani mengambil sebuah kayu dan memukul kepala anjing itu hingga mati.mereka kemudian lari ke dalam rumah dan melihat bayinya sedang tertidur ! Di bawah tempat tidur sang bayi, seekor bangkai ular yang besar tergeletak dengan darah berceceran bekas gigitan, ternyata darah yang menempel di moncong anjingnya bukannya darah anak mereka tetapi darah ular yang akan memangsa anak mereka.
                 Mengendalikan diri dari rasa marah sangatlah berguna agar kita dapat berpikir dengan baik dan membuat keputusan dengan bijaksana. Marah yang berlebihan tidak pernah mengerjakan kebenaran.
                Contoh : orang tua yang cepat marah, memukul dan mencaci maki sang anak.sang anak akan menjadi minder dan tertekan.Orang tua yang mengasihi anaknya akan mengajar anaknya dengan tongkat didikan pada waktu yang tepat .seorang suami yang mudah naik darah, mudah bertindak semena-mena terhadap seorang istri yang seharusnya dikasihinya.seorang pemimpin yang mudah mengeluarkan kata-kata kasar terhadap anak buahnya.
               Siapa saja akan menghindari orang yang mudah marah. Amsal 22:24 berkata "...jangan bergaul dengan seorang pemarah,supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu sendiri "

Renungkan  : Orang yang bijaksana, Sabar.
Doakan       : Umat Tuhan belajar Sabar   

No comments: